Show simple item record

dc.contributor.advisorMamahit, Aileen Prochina
dc.contributor.advisorSuhendra, Junianawaty
dc.contributor.authorOktasari, Retwin
dc.date.accessioned2023-08-01T02:20:28Z
dc.date.available2023-08-01T02:20:28Z
dc.date.issued2022-11
dc.identifier.urihttp://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1595
dc.description.abstractRemaja seringkali merasakan kebingungan identitas karena telah meninggalkan dunia anak-anak, tetapi belum cukup untuk memasuki masa dewasa, sehingga banyak remaja mengalami konflik dengan dirinya sendiri maupun orang-orang di sekitarnya. Relasi ibu dan remaja menjadi fondasi yang kuat untuk memagari remaja dari perilaku maladaptive yang diakibatkan oleh kebingungan identitas serta rendahnya penghargaan diri. Relasi ibu dan remaja merupakan modal dalam keberhasilan remaja beradaptasi dan bergaul dengan teman sebaya. Terlebih bagi remaja putri yang sangat rentan dengan penghargaan diri yang rendah dibandingkan dengan remaja putra. Di sisi lain, remaja putri menghadapi tantangan dalam menjalin relasi dengan teman sebaya karena remaja putri seringkali melibatkan emosi dan perasaan. Berdasarkan pemaparan di atas, penelitian ini mengajukan dua pertanyaan: Apakah terdapat hubungan antara relasi remaja putri-ibu dan penghargaan diri remaja putri? Apakah terdapat hubungan antara relasi remaja putri-ibu dan keterampilan berelasi remaja putri dengan teman sebaya? Variabel penelitian adalah relasi remaja putri-ibu (variabel bebas), penghargaan diri remaja putri dan keterampilan berelasi dengan teman sebaya (variabel terikat). Subjek penelitian diambil dari sejumlah pelajar SMA Negeri 8 Malang, SMA Kristen Setya Budi Malang, PERKANTAS Malang dan anggota persekutuan pemuda di Gereja Bethel Indonesia di Jalan Halmahera Malang. Alat ukur yang digunakan adalah skala instrument mengenai relasi remaja putri terhadap ibu (Child’s Attitude toward Mother/ CAM), Instrumen mengenai pengahargaan diri remaja putri (Hare Self–essteem Scale/ HSS) dan Instrumen mengenai keterampilan berelasi dengan teman sebaya (Index of Peer Relations/ IPR). Teknik analisis data untuk pengolahan data relasi remaja–orang tua dengan relasi remaja–teman sebaya menggunakan teknik korelasi (Bivariate/ Product Moment Pearson). Penghitungan data menggunakan program statistik SPSS 12.0 for Windows. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara relasi remaja putri-ibu dengan penghargaan diri dan tidak adanya hubungan antara relasi remaja putri-ibu dengan keterampilan berelasi remaja putri dengan teman sebaya.en_US
dc.publisherSekolah Tinggi Teologi SAAT Malangen_US
dc.subjectRelasi Remaja Putri-Ibuen_US
dc.subjectPenghargaan diri remaja putrien_US
dc.subjectKeterampilan berelasi dengan teman-teman sebayaen_US
dc.titleHubungan Relasi Remaja Putri-Ibu dengan Penghargaan Diri Remaja Putri dan Keterampilan Berelasi Remaja Putri dengan Teman Sebayaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nidn2313066601
dc.identifier.kodeprodi77201
dc.identifier.nim20191090169


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record