Persepsi mahasiswa rantau Kristen tentang kebutuhan akan suasana keluarga

dc.contributor.advisorPranoto, Irwan
dc.contributor.authorLiem, Jonathan Yoe Gie
dc.date.accessioned2026-07-13T07:30:56Z
dc.date.issued2026-04
dc.description.abstractKeputusan merantau untuk melanjutkan proses studi merupakan pengalaman yang cukup banyak dipilih oleh mahasiswa di Indonesia. Mahasiswa yang mengalami proses ini mengalami transisi kehidupan dari kota asal mereka ke kota yang baru. Proses ini sering kali menimbulkan tantangan adaptasi sosial, psikologis, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi mahasiswa rantau secara khusus terkait dengan kebutuhan akan suasana keluarga selama menjalani kehidupan perkuliahan mereka di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dasar. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap sepuluh mahasiswa rantau Kristen yang tergabung dalam komunitas GKKAI Tenggilis Mejoyo Surabaya, sehingga pengalaman dan pemikiran dari sudut pandang mahasiswa rantau dapat tergali secara mendalam. Data tersebut kemudian dianalisis secara tematik untuk memahaminya. Hasil temuan penelitian ini menyatakan bahwa para partisipan merasakan secara nyata kebutuhan akan suasana keluarga ketika mereka ada di tempat rantau. Dalam proses perantauan tersebut, kebutuhan ini perlu dicukupi untuk mereka dapat menjalani proses adaptasi dengan baik. Selain itu, para partisipan juga memiliki harapan agar gereja dapat berperan sebagai keluarga rohani yang memberi penerimaan, perhatian dan bimbingan. The decision to move away from home to continue their studies is a common experience for students in Indonesia. Students who undergo this process experience a transition from their hometown to a new city. This process often presents social, psychological, and spiritual adaptation challenges. This study aims to uncover the perceptions of out-of-home students, specifically regarding the need for a family atmosphere during their college life in Surabaya. The research method used was basic qualitative research. Data collection was conducted through interviews with ten out-of-home Christian students who are members of the GKKAI Tenggilis Mejoyo Surabaya community, allowing for in-depth exploration of the experiences and thoughts from the out-of-home students' perspectives. The data was then analyzed thematically for understanding. The findings of this study indicate that participants clearly felt the need for a family atmosphere while they were away from home. During the transition, this need needed to be met to successfully navigate the adaptation process. Furthermore, participants expressed hope that the church could act as a spiritual family, providing acceptance, care, and guidance. (Translated by Google Translator)
dc.identifier.citationLiem, Jonathan Yoe Gie. Persepsi Mahasiswa Rantau Kristen tentang Kebutuhan akan Suasana Keluarga. Tesis, Sekolah Tinggi Teologi SAAT Malang, 2026
dc.identifier.kodeprodi77101
dc.identifier.nidn2315127401
dc.identifier.nim20231090367
dc.identifier.urihttps://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1847
dc.publisherSekolah Tinggi Teologi SAAT
dc.subjectMahasiswa rantau
dc.subjectkebutuhan akan suasana keluarga
dc.subjectperan gereja terhadap perantau
dc.titlePersepsi mahasiswa rantau Kristen tentang kebutuhan akan suasana keluarga
dc.typeThesis

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 5
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Bab 1.pdf
Size:
624.38 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Bab 2.pdf
Size:
670.77 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Bab 3.pdf
Size:
555.08 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Bab 4.pdf
Size:
619.41 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Bab 5.pdf
Size:
599 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections