<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Consilium 16</title>
<link href="https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/486" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/486</id>
<updated>2026-04-16T19:20:57Z</updated>
<dc:date>2026-04-16T19:20:57Z</dc:date>
<entry>
<title>Tinjauan Peranan Musik Dalam Ibadah Gereja</title>
<link href="https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1572" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kharis, Eka Gilroy</name>
</author>
<id>https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1572</id>
<updated>2023-03-08T08:05:35Z</updated>
<published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Tinjauan Peranan Musik Dalam Ibadah Gereja
Kharis, Eka Gilroy
Artikel ini akan meninjau kembali pemikiran gereja mengenai musik dalam ibadah serta memaparkan peran musik yang benar dalam ibadah. Artikel ini juga akan melihat bagaimana pandangan Bapa-bapa Gereja mengenai fungsi musik, bagaimana mereka menggunakan musik dalam ibadah yang mereka rancang. Kemudian akan dibandingkan dengan pandangan dari Alkitab sendiri&#13;
mengenai fungsi dan bagaimana menggunakan musik yang tepat dalam ibadah.
</summary>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Musa Atau Manasye: Kritik Teks Dan Kritik Narasi Terhadap Hakim-Hakim 18:30</title>
<link href="https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1571" rel="alternate"/>
<author>
<name>Reynaldi, Christian</name>
</author>
<id>https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1571</id>
<updated>2023-01-26T06:16:14Z</updated>
<published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Musa Atau Manasye: Kritik Teks Dan Kritik Narasi Terhadap Hakim-Hakim 18:30
Reynaldi, Christian
Pembacaan yang mendalam terhadap Hakim-Hakim 18:30 memperlihatkan adanya permasalahan dalam penerjemahan teks tersebut. Nampak dalam elevated atau suspended nun dalam kata menasse. Artikel ini bertujuan untuk menjawab persoalan tersebut. Selain itu penulis juga mencoba menggunakan kritik narasi untuk menjawab persoalan tersebut.
</summary>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Meninjau Paralelisme Perjanjian Lama Dengan Literatur Timur Dekat Kuno: Respons Terhadap Pendekatan Universal, Pendekatan Derivatif, Dan Pendekatan Jeffrey J. Niehaus</title>
<link href="https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1570" rel="alternate"/>
<author>
<name>Yohanes, Hendra</name>
</author>
<id>https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1570</id>
<updated>2023-01-26T06:15:57Z</updated>
<published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Meninjau Paralelisme Perjanjian Lama Dengan Literatur Timur Dekat Kuno: Respons Terhadap Pendekatan Universal, Pendekatan Derivatif, Dan Pendekatan Jeffrey J. Niehaus
Yohanes, Hendra
Salah satu isu yang muncul di dalam studi Perjanjian Lama adalah paralelisme teks Perjanjian Lama dengan berbagai literatur Timur Dekat Kuno, seperti Enuma Elish, Gilgamesh Epic, Eridu Genesis, dan lain sebagainya. Studi komparatif berkembang pesat di antara dua ekstrem, yakni “parallelomania” dan “parallelophobia.” Bagaimana dengan implikasi paralelisme alkitabiah dengan literatur Timur Dekat Kuno terhadap otoritas dan inspirasi pewahyuan Alkitab, khususnya teks-teks Perjanjian Lama? Makalah ini bertujuan menanggapi tiga macam pendekatan yang dipaparkan oleh Jeffrey L. Niehaus di dalam bukunya yang berjudul, “Ancient Near Eastern Themes in Biblical Theology.” Ketiga pendekatan tersebut adalah pendekatan universal, pendekatan derivatif, dan pendekatan Niehaus sendiri. Pada akhirnya, penulis berpandangan bahwa studi komparatif tidak menggugurkan teks Perjanjian Lama sebagai wahyu Allah, melainkan justru menunjukkan adanya keistimewaan esensial dari teks paralel biblis di tengah-tengah paralelisme yang superfisial dengan literatur Timur Dekat Kuno.
</summary>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Aborsi: Masalah Keputusan Rohani</title>
<link href="https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1569" rel="alternate"/>
<author>
<name>Dewi, Enny</name>
</author>
<id>https://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1569</id>
<updated>2023-03-08T08:07:29Z</updated>
<published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Aborsi: Masalah Keputusan Rohani
Dewi, Enny
Aborsi adalah salah satu cara yang dipakai oleh manusia untuk menyelesaikan masalah. Ada yang setuju, tetapi ada juga yang tidak setuju. Hati nurani manusia berbicara, sehingga manusia selalu mempertanyakan: apakah aborsi dapat dibenarkan dan dapat dipakai untuk menyelesaikan masalah? Keputusan aborsi bukan hanya masalah etis, tetapi juga masalah rohani, berkaitan dengan hubungan&#13;
seseorang dengan Allah penciptanya. Penulis dalam makalah ini akan mengungkapkan apa itu definisi aborsi, alasan-alasan orang melakukan aborsi, lalu mengevaluasi pandangan yang pro-aborsi.
</summary>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
