Show simple item record

dc.contributor.authorWijaya, William
dc.date.accessioned2019-08-03T02:33:11Z
dc.date.available2019-08-03T02:33:11Z
dc.date.issued2015-01
dc.identifier.urihttp://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/577
dc.description.abstractDi dalam jaman postmodern salah satu isu yang sering dihindari sebagian orang adalah moralitas. Mengapa? karena isu ini dapat mengarah kepada satu titik akhir yaitu engenai keselamatan. Bagi orang yang tidak mengenal Allah, mereka memilikiparadigma bahwa moralitas yang baik kemungkinan akan menyelamatkan mereka dari api neraka. Namun paradigma ini akan terbentur kepada satu isu yang akan dibahas bagaiman dengna kematian bayi yang masih didalam kandungan, atau yang baru lahir yang masi belum dapat melakukan perbuatan moral? Paper ini akan menjawab pertanyaan diatas dari sudut pandang Calvinis dan Arminian. Paper ini akan terlebih dahulu memberikan perspektif umum Alkitab mengenai natur bayi dan janin sebagai seorang manusia, kemudian berlanjut pada menjelaskan pandangan Calvinis dan Arminian dalam merespon hal ini.en_US
dc.publisherBidang Minat Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi SAATen_US
dc.titleKeselamatan Bayi setelah Meninggal : Pandangan Calvinis dan Arminianen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record