Show simple item record

dc.contributor.authorJatmiko, Yudi
dc.date.accessioned2019-05-16T04:54:09Z
dc.date.available2019-05-16T04:54:09Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.issn1411-7649
dc.identifier.urihttps://doi.org/10.36421/veritas.v17i1.304
dc.description.abstractTeologi ialah disiplin ilmu yang berkembang secara dinamis, majemuk, dan progresif. Metode berteologi pada satu kurun waktu tertentu umumnya menjadi bagian dari dialektika tiada berujung metode berteologi baru yang dihasilkan. Tidak heran berbagai sintesis teologis diformulasikan demi mengarah kepada teologi yang prospektif. Anehnya, alih-alih bersifat prospektif, metode berteologi Oden bersifat retrospektif. Oden kembali kepada masa lalu, tepatnya kepada tulisan para bapa gereja. Yang menjadi masalah ialah apakah proposal Oden yang tertuang dalam metode berteologinya ini adalah proposal yang relevan, khususnya dalam konteks teologi yang majemuk di abad 21? Ini yang menjadi fokus penelitian penulis. Tulisan ini akan memaparkan dan menganalisis tiga metode yang amat kentara dalam metode berteologi Oden, yaitu teologi yang kembali kepada tulisan patristik, berakar pada warisan sejarah kekristenan Afrika awal, dan bermuara kepada penggembalaan. Melaluinya, penulis berharap mendapatkan analisis teologis yang objektif dan kontributif. Ini dikarenakan terlepas dari gerak prospektif metode berteologi pada umumnya, penulis meyakini bahwa metode berteologi Oden yang retrospektif tetap memiliki relevansi signifikan bagi konteks teologi abad 21.en_US
dc.publisherVeritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan Vol. 17 No. 1en_US
dc.subjectOden, Thomas C.en_US
dc.subjectTheology -- Methodology.en_US
dc.subjectTheology, Doctrinal.en_US
dc.subjectTheology, Doctrinal -- History -- 20th century.en_US
dc.title“The Long Journey Home?” Sebuah Analisis Teologis terhadap Metode Berteologi Thomas C. Odenen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record