Show simple item record

dc.contributor.advisorWim, Chandra
dc.contributor.authorAprilie, Yohana Priska
dc.date.accessioned2022-01-13T08:13:36Z
dc.date.available2022-01-13T08:13:36Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1407
dc.description.abstractPendidikan Kristen merupakan proses belajar mengajar yang alkitabiah, dengan kuasa Roh Kudus dan berpusatkan pada Kristus. Namun, pendidikan Kristen masa kini memiliki permasalahan. Pendidikan Kristen seperti tidak memiliki perbedaan dengan pendidikan non-Kristen, khususnya dalam hal kurikulum. Selain itu, di dalam keluarga Kristen terdapat permasalahan. Orang tua seperti tidak serius memikirkan pendidikan keluarga yang seharusnya menjadi tempat anak-anak belajar mengenal Allah dan memiliki karakter yang baik. Hal-hal ini adalah fenomena yang Smith lihat terjadi di dalam pendidikan Kristen. Oleh sebab itu, Smith menekankan pendidikan kepada pembentukan cinta dan hasrat manusia, dan bahwa pembentukan seperti itu terjadi melalui ritual komunal yang diwujudkan yang dapat disebut "liturgi.". Smith menawarkan sebuah cara pandang baru terhadap pendidikan yang seharusnya dapat mentransformasi kehidupan seorang Kristen menjadi orang yang benar-benar sesuai dengan panggilan mereka sesungguhnya. Berdasarkan pandangan ini, penulis menemukan bahwa ada setidaknya dua prasuposisi teologis yang dipegang oleh Smith sebagai dasar dari konsep pendidikan Kristen Smith. Dua prasuposisi itu berkaitan dengan teologi antropologi dan teologi tentang gereja. Melalui prasuposisi teologis ini, penelitian ini mencoba membuktikan bahwa konsep pendidikan Kristen Smith patut untuk dipikirkan dalam pelaksanaan pendidikan Kristen masa kini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah konsep pendidikan Kristen yang diusung Smith efektif menjawab masalah pendidikan di masa kini. Hipotesis tulisan ini adalah konsep pendidikan Kristen Smith dapat menjawab permasalahan yang diangkat oleh Smith dalam dunia pendidikan postmodern saat ini. Penelitian ini menggunakan model penelitian kepustakaan. Penulis menggunakan literatur yang memberikan penjelasan tentang dasar pemikiran James K.A. Smith, termasuk literatur tentang dua prasuposisi teologis untuk memberikan penjelasan dan evaluasi yang objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Kristen yang Smith ajukan memang menjawab permasalahan yang dia angkat sendiri. Namun, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan agar tidak terlalu ekstrem dalam melihat dan menggunakan pandangan Smith di dalam pendidikan Kristen.en_US
dc.publisherSekolah Tinggi Teologi SAATen_US
dc.subjectPendidikan Kristenen_US
dc.subjectSmith, James K.A.en_US
dc.subjectFormasien_US
dc.subjectloving thingsen_US
dc.titleEducating For The Kingdom: Analisis Teologis Konsep Pendidikan Kristen James K.A. Smith dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Kristenen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi77101
dc.identifier.nim20191090222
dc.identifier.nim2322096701


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record