Show simple item record

dc.contributor.advisorGarcia, Hidalgo B
dc.contributor.authorDwijayati, Wahyu
dc.date.accessioned2021-04-01T04:24:08Z
dc.date.available2021-04-01T04:24:08Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1267
dc.description.abstractGustavo Gutierrez adalah salah satu teolog pembebasan dari Peru yang membangun sebuah metode teologi baru, yang berpangkal dari praksis hidup umat beriman sebagai standar untuk refleksi teologi. Bertitik tolak dari pengalaman dan konteks hidupnya di tengah-tengah kaum miskin Peru, Gutierrez menempatkan kaum miskin sebagai subyek dari teologinya. Jadi teologi menurut Gutierrez adalah refleksi kritis atas praksis kaum miskin dalam terang sabda Allah. Berdasarkan metode teologi tersebut maka konsep keselamatan teologi pembebasan Gutierrez berfokus pada keselamatan "here and now". Keselamatan bagi Gutierrez adalah keselamatan integral yang mencakup pembebasan manusia dalam berbagai aspek, bukan hanya keselamatan rohani tetapi juga ekonomi, sosial, dan politik. Atau dengan kata lain keselamatan bukan hanya bersifat rohani, tetapi juga bersifat sosial dan politik. Ada beberapa sikap yang muncul dalam meresponi konsep keselamatan teologi pembebasan Gutierrez, baik yang simpati maupun antipati. Kebanyakan para teolog, seperti: J. Ronald Blue, Stanley J. Grenz dan Etta Linneman berpendapat bahwa konsep keselamatan Gutierrez cenderung berciri sosial politik, bukan keselamatan manusia atas dosa (berciri rohani). Oleh karena itu, melalui skripsi ini penulis ingin membuktikan apakah ada ciri-ciri rohani dalam konsep keselamatan Gutierrez, termasuk konsep dosa, pertobatan, iman, gereja dan misinya (kaitan keselamatan dengan penginjilan). Selain itu penulis juga mengkritisi apakah ciri-ciri rohani tersebut sesuai dan tepat seperti yang Alkitab maksudkan. Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa dalam konsep keselamatan Gutierrez ada ciri-ciri rohani meskipun tidak terlalu menonjol ketimbang ciri-ciri sosial politik. Selain itu dalam ciri-ciri rohani yang dikemukakan Gutierrez -- perlu ada penjelasan atau catatan khusus. Namun dengan adanya ciri-ciri rohani tersebut Gutierrez dapat menyangkal tuduhan-tuduhan bahwa teologi pembebasan hanya berciri sosial politik. Dalam skripsi ini penulis berusaha menjembatani konsep keselamatan Gutierrez dengan konsep keselamatan tradisional. Keselamatan "here and now" menjadi tekanan Gutierrez dengan harapan keselamatan Kristus dapat menjawab permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan manusia sekarang. Sebenarnya keselamatan yang dipahami Gutierrez tersebut dapat digolongkan dengan keselamatan yang sedang berproses (atau lebih dikenal dengan istilah sanctification -- pengudusan setiap saat) dalam pemahaman tradisional. Keselamatan merupakan anugerah dari penebusan Kristus di masa lalu yang diterima pada saat orang-orang yang percaya bertobat menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Pertobatan (conversion) merupakan titik tolak untuk orang-orang percaya melakukan sanctification sampai Tuhan datang kedua kalinya dimana kita akan mengalami keselamatan yang sempurna. Pada jaman sekarang ini adalah kesempatan untuk menjalani sanctification agar keselamatan yang kita terima berdampak bagi dunia ini. Skripsi ini mendorong agar orang-orang yang telah diselamatkan merespons anugerah Allah itu dengan menjalankan tanggung jawab pribadi dan sosial. Tanggung jawab pribadi dalam hal ini merupakan tugas tiap orang percaya dalam menjaga kekudusan hidupnya, bertumbuh secara rohani dan karakter agar menyerupai Kristus dan meminimalkan dosa yang menjadi penyebab terjadinya permasalahan sosial. Sedangkan tanggung jawab sosial adalah upaya orang-orang percaya menjalankan tugasnya untuk mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di dunia, termasuk menolong orang miskin (yang menjadi penekanan teologi pembebasan). Gutierrez tidak perlu memfokuskan konsep keselamatannya pada upaya sosial politik guna mewujudkan impian pembebasan bagi orang miskin dan tertindas, sebab keselamatan yang diterima oleh orang percaya memang sudah seharusnya menjadi titik tolak bagi mereka untuk melaksanakan tanggung jawab pribadi dan sosial di masa sanctification.en_US
dc.publisherSeminari Alkitab Asia Tenggaraen_US
dc.subjectIntegral liberationen_US
dc.subjectSanctificationen_US
dc.subjectTanggung jawab pribadi dan sosialen_US
dc.titleTinjauan Kritis Doktrin Keselamatan Teologi Pembebasan Gustavo Gutierrezen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi77103


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record