Show simple item record

dc.contributor.advisorAmy Kho
dc.contributor.authorFu Chiu Lang
dc.date.accessioned2021-03-10T02:18:05Z
dc.date.available2021-03-10T02:18:05Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1101
dc.description.abstractSejak dahulu sampai sekarang para pengikut Kristus selalu berhadapan dengan berbagai tantangan. Tantangan yang dihadapi saat ini bahkan kian banyak dan variatif, seiring berkembangnya kemajuan dunia. Walaupun kondisi dunia tidak semakin baik (dalam pergertian mendukung iman Kristen) bagi kekristenan, namun orang Kristen yang berada di dalam dunia ini tetap mengemban misi dari Allah. Kehidupan umat Tuhan selalu bertujuan untuk menyatakan kemuliaan Allah kepada masyarakat dunia di mana mereka berada. Orang Kristen dituntut untuk berbeda dalam seluruh aspek hidupnya karena mereka adalah umat Tuhan, milik kepunyaan Allah. Tuhan menghendaki umat- Nya hidup dalam identitas sebagai umat tebusan. Untuk alasan ini orang Kristen hams berbeda dengan dunia sekitamya, sebuah perbedaan yang menunjukkan bahwa mereka adalah pribadi-pribadi yang hidup dalam kebenaran Tuhan di tengah dunia yang krisis kebenaran. Orang Kristen dituntut untuk hidup dalam identitas sebagai garam dan terang bagi dunia yang berfungsi sebagai proteksi, penetrasi dan desinfektan moral di dalam dunia ini. Untuk itu mereka harus senantiasa menyadari tugas dan tanggung jawab yang Tuhan amanatkan kepada mereka. Dari mereka, Tuhan menghendaki suatu kehidupan kesaksian yang memberikan pengamh ke luar dari pribadi, dan bukan dari luar pribadi. Kehadiran orang Kristen sebagai garahi dan terang, diharapkan akan mempengamhi dunia yang sedang “sakit.” Kebusukan dan kegelapan dunia akibat dosa manusia diharapkan dapat dihambat dengan adanya garam dan terang (orang Kristen) yang ada di tengah-tengah dunia. Orang Kristen tidak boleh ikut terbawa oleh ams dunia yang bersifat memsak, mereka haras tetap dalam identitasnya supaya dunia ini dibawa kembali kepada Allah. Untuk itu orang Kristen yang berada di dalam dunia ini haras tetap dengan identitasnya, menunjukkan kepada dunia ini pola hidup dalam kebenaran dengan kehidupan kesaksian yang mencermin Kristus dan mempengamhi dunia ini bagi kemuliaan Allah.en_US
dc.publisherSeminari Alkitab Asia Tenggaraen_US
dc.subjectgaram duniaen_US
dc.subjectterang duniaen_US
dc.subjectMatius 5:15-16en_US
dc.titleKonsep Menjadi Garam dan Terang Dunia Dalam Matius 5:13-16 dan Implikasinya Bagi Kehidupan Kesaksian Orang Kristenen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi77201


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record